PENANAMAN JAGUNG
Untuk menanam jagung hingga panen di perlukan ketelitian dan juga konsistensi.
Pertama, Siapkan lahan dengan mengolah tanah agar gembur.
Pilih benih jagung berkualitas dan tanam pada lubang tanam dengan kedalaman 3-5 cm dan jarak tanam yang sesuai.
Lakukan perawatan tanaman seperti penyulaman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit.
Perhatikan juga kebutuhan air dan pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cuku.
Serta kulit jagung sudah menguning.
Berikut adalah cara menanam jagung hingga panen secara lengkap, mulai dari persiapan lahan sampai pasca-panen. Panduan ini cocok untuk budidaya jagung manis maupun jagung pipil (jagung kuning/pakan):
🌱 1. Persiapan Lahan
a. Pengolahan Tanah
- Cangkul atau bajak tanah sedalam ±20–30 cm.
- Diamkan tanah 7–10 hari untuk mengurangi patogen.
- Buat bedengan jika lahan rawan tergenang.
b. Pengapuran (opsional)
- Jika pH tanah < 5,5 → beri kapur dolomit 1–2 ton/ha.
- Lakukan minimal 2 minggu sebelum tanam.
🌽 2. Pemilihan Benih
Pilih benih unggul sesuai tujuan :
- Jagung manis : varietas Bonanza, Talenta, Jambore.
- Jagung pipil/pakan : Bisi-2, Pioneer, DK, Pertiwi.
Kebutuhan benih:
🌾 3. Penanaman
a. Jarak Tanam
- Jagung pipil : 70 cm x 20–25 cm.
- Jagung manis : 60 cm x 20 cm.
b. Cara Tanam
- Buat lubang 3–5 cm dalam.
- Tanam 1–2 benih per lubang.
- Tutup tipis dengan tanah.
💧 4. Pemeliharaan
a. Penyiraman
- Rutin terutama saat semai–vegetatif awal.
- Cukup air saat pembungaan & pengisian biji.
b. Penjarangan & Penyulaman
- Usia 7–10 hari setelah tanam (HST).
- Sisakan 1 tanaman/lubang, ganti yang mati.
c. Pemupukan
Pupuk dasar (saat tanam):
Pupuk susulan:
- Umur 20 HST : Urea 100 kg/ha
- Umur 40 HST : Urea 50 kg/ha + KCl 50 kg/ha
(Pupuk bisa disesuaikan berdasarkan uji tanah & varietas)
d. Penyiangan gulma
- Lakukan 2–3 kali (umur 15 HST dan 35 HST).
- Bisa manual atau dengan herbisida selektif.
e. Pengendalian Hama & Penyakit
- Hama utama : ulat grayak, penggerek batang, kutu daun.
- Penyakit utama : bulai, karat daun, hawar daun.
Gunakan insektisida atau fungisida sesuai gejala, hanya jika diperlukan (berdasarkan pengamatan).
🌾 5. Panen
a. Waktu Panen
- Jagung pipil : 95–110 HST (kulit klobot kering, biji mengeras, tongkol menghadap ke bawah).
- Jagung manis : 65–75 HST (rambut cokelat, biji lunak & manis).
b. Cara Panen
- Petik tongkol secara manual.
- Untuk jagung pipil, jemur tongkol sebelum dipipil jika tidak langsung dikeringkan mesin.
🌤️ 6. Pasca-Panen
Jagung pipil :
- Jemur biji hingga kadar air ±14%.
- Simpan di tempat kering dan bersih agar tahan simpan.
Jagung manis :
- Langsung dijual atau dikemas karena umur simpannya pendek.
- Simpan di suhu dingin jika tidak langsung dipasarkan.
Kalau kamu punya luas lahan tertentu atau target produksi, saya bisa bantu hitung kebutuhan pupuk dan estimasi hasil panennya juga. Mau lanjut ke situ?
