PENANAMAN JAGUNG

 

 

Untuk menanam jagung hingga panen di perlukan ketelitian dan juga konsistensi.
Pertama, Siapkan lahan dengan mengolah tanah agar gembur.
Pilih benih jagung berkualitas dan tanam pada lubang tanam dengan kedalaman 3-5 cm dan jarak tanam yang sesuai.
Lakukan perawatan tanaman seperti penyulaman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit.
Perhatikan juga kebutuhan air dan pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cuku.
Serta kulit jagung sudah menguning.

Berikut adalah cara menanam jagung hingga panen secara lengkap, mulai dari persiapan lahan sampai pasca-panen. Panduan ini cocok untuk budidaya jagung manis maupun jagung pipil (jagung kuning/pakan):

🌱 1. Persiapan Lahan

a. Pengolahan Tanah

b. Pengapuran (opsional)

  • Jika pH tanah < 5,5 → beri kapur dolomit 1–2 ton/ha.
  • Lakukan minimal 2 minggu sebelum tanam.

🌽 2. Pemilihan Benih

Pilih benih unggul sesuai tujuan :

Kebutuhan benih:

🌾 3. Penanaman

a. Jarak Tanam

b. Cara Tanam

💧 4. Pemeliharaan

a. Penyiraman

b. Penjarangan & Penyulaman

c. Pemupukan

Pupuk dasar (saat tanam):

Pupuk susulan:

(Pupuk bisa disesuaikan berdasarkan uji tanah & varietas)

d. Penyiangan gulma

e. Pengendalian Hama & Penyakit

Gunakan insektisida atau fungisida sesuai gejala, hanya jika diperlukan (berdasarkan pengamatan).

🌾 5. Panen

a. Waktu Panen

  • Jagung pipil : 95–110 HST (kulit klobot kering, biji mengeras, tongkol menghadap ke bawah).
  • Jagung manis : 65–75 HST (rambut cokelat, biji lunak & manis).

b. Cara Panen

🌤️ 6. Pasca-Panen

 

Jagung pipil :

Jagung manis :

 

Kalau kamu punya luas lahan tertentu atau target produksi, saya bisa bantu hitung kebutuhan pupuk dan estimasi hasil panennya juga. Mau lanjut ke situ?

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *